Bertemu Komisi V, Basarnas Jayapura Usulkan Pengadaan Helikopter

Rombongan komisi V DPR RI saat melakukan meninjau langsung progres pembangunan Stadiaon Papua Bangkit/Istimewa

JAYAPURA,– Kunjungan kerja Komisi V DPR RI ke Jayapura pada Selasa (31/7) untuk meninjau sejumlah pekerjaan Multinasional dimanfaatkan oleh pimpinan SAR Jayapura untuk mengusulkan langsung sejumlah kebutuhannya.

Usulan ini disampaikan mengingat komisi V DPR RI adalah mitra kerja dari BASARNAS, Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Kemendes PDT dan Transmigrasi serta BMKG.

Melalui pimpinannya Putu Arga Sujarwadi, Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura mengusulkan pengadaan sarana Dermaga Sandar Kapal dan Helikopter untuk membantu kantor SAR Jayapura dalam melaksanakan tugasnya.

Menurut Putu Arga, kondisi geografis Papua yang terdiri dari pegunungan membutuhkan alat yang memadai untuk mendukung operasi SAR.

“Kita ketahui bersama bahwa di Papua intensitas penerbangan ke wilayah pegunungan sangat tinggi dan kita memerlukan sarana Helikopter jika sewaktu-waktu terjadi musibah penerbangan maka operasi SAR dapat berjalan dengan efektif,” kata Putu Arga dalam rilis yang diterima Wartaplus.com, Selasa (31/7) malam.

Lanjut Putu, selama ini operasi SAR yang dilakukan di daerah yang pedalaman, pihaknya sering terkendala dengan tidak adanya trasportasi udara (Helikopter) sehingga membuat operasi terhambat dan memerlukan waktu lebih lama.

“Selama ini operasi yang dilakukan sering terlambat karena kita tidak memiliki alat yang memadai, tentu kita harus meminjam atau meminta bantuan dari pihak lain dan itu memakan waktu lebih lama. Tapi jika kita sudah memiliki maka pasti operasi SAR yang dilakukan lebih efektif,” ungkapnya.

Selain mengusulkan langsung kepada komisi V DPR RI, SAR Jayapura juga menyampaikan langsung kepada Pejabat Basarnas Pusat dari Biro Umum yakni H. Kamil, yang bersama dengan rombongan.

“Ini adalah salah satu program kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan di tahun 2018 ini. Sehingga kami perlu sampaikan kepada pimpinan kami,” ujarnya.

Adapun agenda yang dilaksanakan oleh komisi V DPR RI, adalah melihat semua progress pekerjaan Multi Nasional yang memakan anggaran negara cukup besar diantaranya pembangunan Stadion Utama yang akan di gunakan pada PON XX di Papua tahun 2020 dan pembangunan jembatan Holtekamp sejauh 900 meter sebagai penghubung Kota Jayapura ke Distrik Muara Tami sebagai tempat pembangunan Wisma Atlet.

Selain mengunjungi Jayapura, komisi V DPR RI rencananya akan melakukan kunjungan kerja ke  Kabupaten Yahukimo dan Nduga untuk meninjau jalan Nasional Dekai-Suator. *