Aktifitas Warga Angguruk dan Heriapini Kembali Normal, Bupati Didimus: Penegakan Hukum Tetap Berjalan 

Bupati Yahukimo, Papua Pegunungan, Didimus Yahuli, Kamis (4/04/2025), kembali melakukan kunjungan ke Distrik Angguruk guna melihat langsung kondisi masyarakat pasca adanya aksi kriminal yang berujung pada meninggalnya salah satu tenaga guru yang ada disana/Istimewa

YAHUKIMO,wartaplus.com - Bupati Yahukimo, Papua Pegunungan, Didimus Yahuli, Kamis (4/4/2025), kembali melakukan kunjungan ke Distrik Angguruk guna melihat langsung kondisi masyarakat pasca adanya aksi kriminal yang berujung pada meninggalnya salah satu tenaga guru yang ada disana. 

Tiba dipagi hari, Bupati Didimus Yahuli yang menumpang pesawat kecil langsung bertemu dan berbincang dengan para warga. Tampak perangkat distrik dan kampung turut  hadir menyambut kunjungan itu.

Bupati Didimus tampak ikut gembira ketika mendengar informasi dari warga yang melaporkan bahwa semua masyarakat di Distrik Angguruk dan Heriapini yang sempat mengungsi karena ketakutan adanya aksi kelompok kriminal, kini telah kembali kerumah dan beraktivitas seperti biasa. 

Kepada media, Bupati Yahukimo Didimus Yahuli mengatakan, hasil kunjungan ini akan segera dibahas bersama Forkopimda sekembalinya ia ke Dekai ibukota Yahukimo, mengambil langkah  kebijakan serta keputusan strategis selanjutnya yang akan dilakukan. 

"Dan saya tetap cenderung pada penegakan hukum. Kami juga meminta masyarakat untuk tidak takut dan jujur memberikan informasi mengenai siapa para pelaku yang melakukan tindakan kriminal tersebut. Kita sampaikan pada masyarakat bahwa kejujuran mereka saja yang bisa mengungkap pelaku dan membawa kembali kedamaian,"ujarnya.

Bupati Yahukimo Didimus Yahuli juga tak dapat menyembunyikan rasa syukurnya, bahwa semua masyarakat di Dua Distrik yakni Angguruk dan Heriapini yang kemarin mengungsi karena takut semua sudah kembali kerumah masing-masing dan beraktivitas dengan normal. "Tidak ada lagi yang tinggal dihutan. Ini satu hal baik yang patut kita syukuri bersama," pungkasnya. *