Tim Gakumdu Provinsi Papua Lakukan Penggeledahan dan Penyitaan Gudang KPU Kabupaten

Foto logo KPU

JAYAPURA,wartaplus.com - Tim Gakumdu Provinsi Papua, Jumat (7/6/2024) Jpukul 14.15 WIT ke Kantor KPU Kabupaten Jayapura untuk melakukan penggeledahan tempat penyimpanan dan penyitaan terhadap C Hasil untuk jenis pemilihan DPRD Provinsi Papua pada seluruh TPS di Distrik Sentani Timur dan Distrik Waibu.

Dari info yang diperoleh wartaplus.com
sekitar pukul 14.15 WIT Tim Gakumdu yang berjumlah 8 (delapan) orang tiba di Kantor KPU Kabupaten Jayapura, yang terdiri dari 6 (enam) orang unsur kepolisian Polda Papua (nama terlampir) dan 2 (dua) orang unsur Bawaslu Provinsi Papua (staf) atas nama Frank E. Hamadi dan  Frengki Merani

Tim Gakumdu berjumlah 3 (tiga) orang dari unsur Kepolisian Polda Papua bertemu dengan Ketua KPU Kabupaten Jayapura dan menyampaikan tujuan mereka yang hendak berkoordinasi untuk melakukan penggeledahan tempat penyimpanan dan penyitaan terhadap C Hasil untuk jenis pemilihan DPRD Provinsi Papua pada seluruh TPS di Distrik Sentani Timur dan Distrik Waibu.

Ketua KPU Kabupaten Jayapura kemudian menghubungi lewat handphone 2 (dua) anggota  Komisioner KPU Kabupaten Jayapura atas nama Marice Leoni Suebu (Kordiv. Teknis) dan Muhamad Muzni Farawowan (Kordiv Hukum dan Pengawasan) dan memberitahukan tentang kedatangan Tim Gakumdu Provinsi Papua.

Selanjutnya Ketua KPU mengarahkan Tim Gakumdu untuk masuk ruang rapat KPU Kabupaten Jayapura agar dapat menjelasan atas maksud dan tujuan kedatangan kepada komisioner KPU Kabupaten Jayapura, pada kesempatan ini koordinator divisi Hukum (Muhammad Muzni Farawowan) menanyakan Surat Tugas dari tim Gakumdu Provinsi Papua, selanjutnya ditunjukan surat Perintah penggeledahan rumah dan tempat tertutup lainnya serta daftar nama-nama anggota yang melaksanakan tugas penggeledahan rumah atau tempat tertutup lainnya, pada kesempatan ini juga Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan menyampaikan terkait Regulasi KPU Bahwa pada pembukaan kotak suara hanya dapat dilakukan apabila ada putusan dari Mahkamah Konstitusi atau Surat Edaran dari KPU RI

Tim Gakumdu Provinsi Papua menyampaikan bahwa mereka punya dasar Hukum dari KUHP untuk penggeledahan dan penyitaan terkait dokumen dalam Gedung/ Gudang KPU guna di jadikan sebagai alat bukti, dan tanggapan dari penyidik Gakumdu mengatakan bahwa mereka hanya melakukan koordinasi dan tanpa melakukan koordinasi mereka dapat melakukan penggeledahan dan penyitaan tanpa ada persetujuan dari KPU kabupaten Jayapura.

Selanjutnya Tim Gakumdu Provinsi Papua bergeser ke Gudang KPU Kabupaten Jayapura, selanjutnya; 7. Pada pukul 15.25 WIT Jagatsaksana KPU Kabupaten Jayapura membuka kunci pintu gudang.

Tim Gakumdu Provinsi Papua memasuki Gudang KPU Kabupaten Jayapura untuk melakukan pencarian barang bukti berupa C-Hasil dengan melakukan pembukaan Box kontener yang berisi C-Hasil untuk Distrik Sentani timur dan Distrik Waibu;
9. Berdasarkan hasil yang ditemukan oleh Tim Gakumdu terdapat C-Hasil untuk jenis pemilihan DPRD Provinsi Papua sebanyak 61 TPS dari Distrik Waibu dan 28 TPS dari Distrik Sentani Timur;

Lalu sekitar pukul 17.39 WIT semua dokumen C-hasil oleh Tim Gakumdu dipilah dan digelar di lantai teras Gudang KPU Kabupaten Jayapura berdasarkan Distrik Sentani Timur dan Distrik Waibu

Pada pukul 19.51 WIT Tim Gakumdu Provinsi Papua membawa 3 Jenis Berita Acara dan meminta untuk Ketua KPU Kabupaten Jayapura membaca dan menandatangani berita acara , namun
ditolak oleh Ketua KPU Kabupaten Jayapura.

Kemudian setelah Ketua KPU Kabupaten Jayapura menolak untuk menadatangani 3 (tiga) Berita Acara tersebut, Tim Gakumdu Provinsi Papua menyerahkan lagi 1 ((satu) Berita Acara yang menerangkan terkait Penolakan Penandatangan 3 Berita Acara pertama yang diserahkan kepada
Ketua KPU Kabupaten Jayapura namun ditolak untuk ditandatangani oleh Ketua KPU Kabupaten Jayapura.

Ketua KPU Kabupaten Jayapura Efra Tunya saat dikonfermasi via tlp maupun lewat pesan belum memberikan jawaban.*