Pembukaan Festival Cenderawasih: Wujud Sinergi Ekonomi Kreatif, Digitalisasi, Eksyar, Pariwisata, dan Budaya Papua

Pembukaan Festival Cenderawasih 2024 ditandai dengan penekanan tombol oleh Pj Gubernur Papua didampingi Kepala KPwBI Papua dan jajaran Forkopimda/andi riri

JAYAPURA, wartaplus.com - Festival Cenderawasih 2024 resmi dibuka yang ditandai dengan penekanan tombol oleh Pj Gubernur Papua, Ridwan Rumasukun bersama Kepala BI Papua, Faturachman dan Forkopimda Papua, bertempat di ex terminal PTC Entrop, Kota Jayapura, Jumat (17/05/2024) sore.

Festival yang akan berlangsung hingga 19 Mei mendatang ini, diikuti 37 UMKM binaan BI Papua dan 3 Kelompok Daerah Wisata di Papua.

Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia Papua, Faturachman mengatakan, melihat perkembangan ekonomi global dan nasional saat ini, pihaknya berupaya menumbuhkan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru agar merata dan tidak bertumpu pada satu sektor saja.

Apalagi dengan telah terbentuknya 3 provinsi baru di Wilayah Papua, yang tentunya mepengaruhi kondisi perekonomian Papua yang semakin dinamis dan penuh tantangan.

Inovasi pada struktur perekonomian perlu ditempuh melalui berbagai upaya seperti:

Pertama, mendorong sumber pertumbuhan ekonomi yang lebih beragam, sehingga pertumbuhan tidak hanya bertumpu pada satu sektor. Pertumbuhan ekonomi yang didorong oleh sektor yang beragam akan menciptakan perekonomian yang lebih kuat dan berdaya tahan

Kedua, mendorong pelaku ekonomi yang lebih beragam, baik korporasi maupun juga UMKM, baik Pemerintah maupun swasta, dengan demikian pertumbuhan ekonomi akan lebih inklusif dan berdaya tahan.

Ketiga, mendorong sistem ekonomi dan keuangan yang beragam, tidak hanya sistem ekonomi dan keuangan konvensional, namun juga ekonomi dan keuangan syariah; Keempat, meningkatkan adopsi digitalisasi serta pembangunan yang berwawasan lingkungan.

"Hal ini dapat dicapai melalui sinergi dan kolaborasi antara berbagai pihak serta optimisme yang tinggi agar pertumbuhan yang kuat, berimbang, berkelanjutan dan inklusif dapat tercapai," kata Faturachman.

Berdasarkan asesmen Bank Indonesia Papua, terdapat sejumlah sektor unggulan yang berpotensi mendorong sumber pertumbuhan ekonomi yang lebih beragam, seperti sektor perikanan, pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

"Mempertimbangkan pentingnya dukungan dan dorongan untuk terus berinovasi dalam mengakselerasi sumber pertumbuhan ekonomi baru, Festival cenderawasih ini diciptakan sebagai bentuk perwujudan inovasi pada struktur perekonomian Papua," urainya.

"Sinergi ekonomi kreatif, digitalisasi, ekonomi dan keuangan syariah, pariwisata, dan budaya telah dipadu-padankan di Festival Cenderawasih ini agar mengoptimalkan awareness masyarakat dan outcome nya terhadap perekonomian Papua," sambungnya. 

Faturachman menambahkan, tiga kata kunci yaitu sinergi, inovasi, dan optimisme menjadi prasyarat utama dalam menyukseskan kegiatan ini. 

Sementara itu, Pj Gubernur Papua, Muhamad Ridwan Rumasukun mengatakan, pemerintah daerah menyambut baik dilaksanakannya Festival Cenderawasih 2024.

"Semoga seluruh rangkaian kegiatan Festival Cenderawasih 2024 ini dapat memberi manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh pelaku usaha UMKM, pelaku usaha pariwisata serta seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pengembangan ekonomi Provinsi Papua yang semakin kuat, berkelanjutan, seimbang, dan inklusif," harapnya.**