BI Papua akan gelar Festival Cenderawasih, Diharapkan dapat Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kepala Tim Implementasi KEKDA KPwBI Papua, Dandung Tri Marsetyo (kiri) bersama Manajer Tim Implementasi KEKDA KPwBI Papua, Muhammad Fahrurrizki Aulia (kanan)/istimewa

JAYAPURA, wartaplus.com - Kantor perwakilan Bank Indonesia Papua (KPwBI Papua) bersama Pemerintah Provinsi Papua akan menggelar iven bertajuk "Festival Cenderawasih" pada 17 - 19 Mei 2024 mendatang, bertempat di ex- terminal PTC Entrop, Kota Jayapura.

Kepala Tim Implementasi KEKDA KPwBI Papua, Dandung Tri Marsetyo dalam konfrensi pers di Jayapura, Senin (13/05/2024) menuturkan, festival cenderawasih merupakan platform bersama Pemprov Papua dan Bank Indonesia  yang menyinergikan dan mendorong implementasi pengembangan UMKM dan Eksyar, penguatan digitalisasi, pengembangan pariwisata, dan perluasan awareness CBP menjadi sebuah kolaborasi yang harmoni untuk pengembangan ekonomi yang berkelanjutan.

"Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan di Papua dengan adopsi digitalisasi melalui sektor perdagangan, pariwisata, dan pendidikan sehingga mengubah persepsi ekonomi Papua dari ekonomi ekstraktif menjadi Strong, Sustainable, Balanced and  Inclusive, Growth (SSBIG)," tutur Dandung

Muhammad Fahrurrizki Aulia selaku Manajer Tim Implementasi KEKDA KPwBI Papua menambahkan, Festival Cenderawasih kali ini mengusung tema “Upaya Strategis mendorong pertumbuhan Papua yang inklusif dan berkelanjutan melalui penguatan SDM, digitalisasi, kemitraan global value chain, dan sustainable tourism",  dan diikuti sebanyak 37 UMKM Binaan dan 3 Pokdarwis Papua.

Festival Cenderawasih menyelaraskan berbagai kegiatan flagship Bank Indonesia seperti Road to FESyar KTI, Pre Event FEKDI, CBP Rupiah dan Pre-Event Road to KKI menjadi sebuah kolaborasi yang harmoni dalam rangka mendorong sumber pertumbuhan ekonomi baru Papua

Dalam festival ini juga ada kegiatan talkshow Ekonomi,  digitalisasi, pariwisata, CBP Rupiah, dan Eksyar serta pojok literasi dan edukasi.

Lalu juga ditampilkan spot wisata dan upaya strategis dalam mendorong pertumbuhan pariwisata di papua.

"Pengunjung juga akan disuguhkan budaya dan musik Papua baik tarian, produk maupun sejarah. Juga ada kompetisi berupa lomba lomba bertemakan QRIS dan CBP Rupiah untuk meningkatkan kepedulian masyarakat tentang digitalisasi SP dan rupiah," jelasnya.

Serta yang tak kalah menarik dan yang ditunggu oleh pengunjung yaitu penampilan artis lokal Papua seperti Sonya Bara, grup M.A.C, Omcon SB, Blessing Band dan rapper Glen Sebastian.**