Ini Penyebab Kantor Bawaslu Puncak Jaya Dipalang Panitia Pengawas Distrik

Poster pernyataan sikap dari 26 pandis yang ditempel di pintu masuk kantor Bawaslu Puncak Jaya/Humas Polda Papua

MULIA, wartaplus.com – Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah dipalang oleh puluhan Panitia Pengawas Distrik (Pandis), pada Kamis (01/02/2024).

Aksi pemalangan ini dipicu oleh tuntutan belum terpenuhinya Dana Perekrutan Panitia Pengawas Desa (Panwas Desa) dan Panitia TPS (PTPS).

Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara dalam siaran persnya, Jumat (02/02/2024) mengungkapkan, pemalangan dilakukan sebagai bentuk protes dari para Pengawas Tingkat Distrik yang merasa belum menerima dana yang sebelumnya telah dijanjikan.

"Proses unjuk rasa berlangsung aman tanpa kendala. Kami telah berkomunikasi dengan pihak terkait dan mendapat persetujuan bahwa pemalangan Kantor Bawaslu ini disetujui oleh Komisioner Bawaslu Kabupaten Puncak Jaya," ungkap Kapolres.

Ia menjelaskan bahwa dana yang diminta oleh para Pandis masih menunggu persetujuan dari Bawaslu Provinsi Papua.

"Kami berharap agar masalah ini dapat segera diselesaikan sehingga pemalangan Kantor Bawaslu dapat segera dibuka, memastikan bahwa proses Pemilu berjalan sesuai rencana tanpa hambatan," harapnya.**