Pasca Teror KKB, Distrik Suru suru Semakin Kondusif, Warga Mulai Kembali

Sejumlah warga yang telah kembali ke Distrik Suru suru setelah sebelumnya mengungsi akibat teror KKB/dok:Penrem172

DEKAI, wartaplus.com – Setelah sebelumnya pada 28 Januari 2023 lalu, Kepala Distrik Suru suru Kabupaten Yahukimo, Sepanya Payage bersama sejumlah warga telah kembali, usai mengamankan diri akibat adanya teror KKB. Kini beberapa warga lainnya pun menyusul kembali ke kampung halamannya.

Dari laporan yang diterima, pada Sabtu (18/02), sebanyak 4 orang masyarakat dengan membawa Bendera Merah Putih tiba di Kampung Suru-suru dalam keadaan aman dan disambut oleh Danpos Satgas Yonif R 600/Modang.

Hal tersebut dibenarkan oleh Danrem 172/PWY Brigjen TNI J.O Sembiring saat dihubungi, pada Minggu (19/02). 

Danrem menuturkan, ini merupakan kemajuan dari upaya-upaya yang telah dilakukan oleh TNI bersama Pemerintah Kabupaten Yahukimo selama ini, untuk meyakinkan masyarakat bahwa di wilayah tersebut telah aman.

Danrem menjelaskan Satgas Yonif R 600/Modang telah melakukan berbagai upaya untuk memastikan Distrik tersebut aman agar masyarakat dapat kembali ke kampung halamannya.

“Wilayah ini merupakan bagian dari Kodim 1715/Yahukimo Korem 172/PWY. Namun Satgas yang ditugaskan dibawah Komando Korem 174/ATW. Saya apresiasi dan bangga daerah tersebut sudah aman dan sudah ada masyarakat yang kembali dan menetap,” ujar Danrem.

Ia menyebut, saat ini sudah ada beberapa masyarakat yang telah menetap dipimpin oleh Kepala Distrik Suru-suru, Sepanya Payage.

“Beberapa masyarakat sebelumnya juga datang untuk melihat kondisi kampung, namun kembali lagi ke tempat mereka mengamankan diri. Saya berharap informasi wilayah tersebut sudah aman segera tersebar luas ke masyarakat Suru-suru yang saat ini mengamankan diri ke beberapa wilayah,” harapnya.

Lanjut Danrem, ia juga telah memerintahkan Dandim 1715/Yahukimo untuk terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Yahukimo agar masyarakat dapat segera kembali, sehingga pemerintahan dan roda perekonomian distrik tersebut kembali berjalan.

Untuk diketahui, sejak November 2021, masyarakat Distrik Suru suru memilih meninggalkan kampung halamannya akibat adanya teror dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Sejak saat itu Suru Suru bagai kota hantu, karena tidak ada satupun warga yang tinggal. Kini, daerah tersebut telah dijaga oleh Satgas TNI Yonif R 600/Modang.**