Pesawatnya Dibakar dan Pilotnya Disandera KKB, Susi Air: Kami Tetap Terbang Layani Masyarakat Papua

Pangkogabwilhan III Letjen TNI I Nyoman Cantiasa bertemu dengan Managing Director Maskapai Susi Air, Mr. Geoffrey Meyssonnier/dok:Pendam17

MIMIKA, wartaplus.com - Meski pesawatnya dibakar dan pilotnya disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), manajemen Maskapai Susi Air tegaskan akan tetap melayani penerbangan masyarakat di pedalaman Papua.

Penegasan ini disampaikan Chief of Operation Susi Air, Melinasary yang mendampingi Mr. Geoffrey Meyssonnier selaku Managing Director Maskapai Susi Air, saat bertemu dengan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Nyoman Cantiasa, S.E., M. Tr (Han) di salah satu hotel Timika, Papua Tengah, Senin (13/02).

Pertemuan itu sendiri membahas terkait pencarian pilot Kapten Philip Mark Mehrtens yang hingga kini masih belum diketahui keberadaanya.

"Kami dari pihak Susi Air sangat sedih dan sangat terpukul dari kejadian ini, mengingat apa yang sudah kami lakukan selama ini, semuanya all out untuk membangun Tanah Papua," ungkap Melinasary.

Ia membeberkan, sejak pertama Susi Air masuk Papua tahun 2006 dan melayani penerbangan perintis masyarakat di pedalaman Papua, merintis penerbangan, memberikan bantua sosial berupa obat-obatan bagi masyarakat.

"Kami membantu pemerintah dengan mengambil resiko agar penerbangan di Indonesia khususnya Papua untuk bisa lebih berkembang," akunya.

"Namun dengan kejadian, kami tidak akan berhenti terbang di wilayah Papua, dan kami tetap terbang di tempat lain, namun tolong kami diberi perlindungan," tegasnya.

Melinasary mengaku, penerbangan ke Distrik Paro, Nduga memang sudah terjadwal rutin seminggu sekali.

Dukungan Penuh

Sementara itu, terkait belum ditemukannya Kapten Philip, Melinasary menegaskan bahwa pihak Susi Air akan memberi dukungan penuh kepada TNI Polri bersama pemerintah daerah dalam upaya pencarian.

"Kami sudah mendukung dengan memberikan penerbangan untuk proses pencarian,bantuan logistik berupa makanan dalam pencarian Pilot kami," terangnya.

Ia berharap, Kapten Philip dapat segera kembali ke keluarganya dengan selamat.

"Saya berharap sekali bantuan seluruh masyarakat Papua yang punya akses dan juga aparat TNI Polri untuk bisa berhasil menemukan Pilot Susi Air dalam kondisi aman dan selamat," harapnya. 

"Terlebih kami berharap pencarian, termasuk jika ada informasi dan negoisasi bisa diinformasikan serta berjalan lancar," harapnya lagi.

Sementara itu, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa yang turut mendampingi Pangkogabwilhan III saat bertemu manajemen Susi Air menegaskan, aparat keamanan TNI Polri akan berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan pencarian terhadap Pilot baik melalui udara maupun jalur darat serta upaya pendekatan terhadap kelompok Egianus.

"Kita akan dorong pihak pemerintah daerah dan para tokoh di Nduga untuk bisa membangun komunikasi dengan kelompok Egianus ini," kata Pangdam Saleh.**