Ketua DPRD Puncak Jaya Ajak Elit Politik yang Mengkritisi DOB, Mari Duduk Bersama Membangun Daerah

Ketua DPRD Puncak Jaya, Zakaria Telenggen/Andi Riri

JAYAPURA, wartaplus.com - Ketua DPRD Puncak Jaya, Zakaria Telenggen kembali menyayangkan masih adanya oknum Elit Politik Puncak Jaya yang membuat pernyataan di media, seolah menyalahkan Bupati Puncak Jaya dan DPRD terkait bergabungnya Puncak Jaya kedalam pemekaran Provinsi Papua Tengah dan bukan ke Pegunungan Tengah Papua.

Dimana hari ini DPR RI telah menetapkan RUU pemekaran Tiga Provinsi menjadi Undang undang yaitu UU pemekaran Provinsi Papua Selatan, Papua Tengah, dan Pegunungan Tengah Papua.

Kepada wartawan di Jayapura, Kamis (30/06), Zakaria Telenggen mengatakan, oknum yang berbicara merupakan putra asli daerah Puncak Jaya dan menduduki jabatan Ketua DPC.

"Sebaiknya jangan hanya bisa mengkritik di media sosial, tapi tolong datanglah ke Puncak Jaya, berdiskusi langsung dengan pemerintah daerah dan juga lembaga DPRD. Kalau memang ada usulan saran terkait DOB ini, kenapa tidak dari jauh hari saat masih dalam pembahasan di DPR RI, bukan pada saat sudah ditetapkan saat ini baru berbicara," herannya.

Ia berharap oknum oknum elit politik jangan sampai akibat informasi yang disampaikan membuat masyarakat bentrok. Apalagi tidak semua masyarakat di Puncak Jaya paham terkait DOB ini.

"Masyarakat masih awam, dan gampang dintervensi sehingga dikhawatirkan bisa menimbulkan bentrok, masyarakat bisa terpecah belah. Oleh karena itu saya selaku Ketua DPRD meminta kepada bapak Yumin Wonda, Agus Kogoya, dan Bekias Geley, mari kita duduk bersama berbicara tentang bagaimana membangun daerah kita ini kedepan,"pintanya.

"Bukan kita terus terusan saling menjelekkkan, membenci satu sama lain. Saran saya seperti itu, apalagi penetapan sudah oke hari ini,  jadi kita tidak bisa bicara lagi," sambungnya.**