Saya Orang Papua, Saya Ingin Perbaiki Ini Demi Harga Diri

Ada Marah Ada Malu, Wali Kota Jayapura Ungkap Permasalahan PON XX

Wali Kota Jayapura DR Benhur Tomi Mano,MM/Istimewa

JAYAPURA ,wartaplus.com - "Saya jujur ​​​​dengan hati tulus, saya Walikota Jayapura yang menolak PON di Kota Jayapura pada awalnya, karena ketidaksiapan Papua dalam PON ini. Pada saat saya menolak PON pusat marah, saya dipanggil Forkompinda Papua untuk menjelaskan hal ini, akhirnya saya menjelaskan masalah ini terbuka. Akhirnya Forkompinda menyalahkan PB PON. Mengapa saya menolak karena tidak berkomunikasi dan koordinasi dengan baik dengan Sub PB PON Kota,"ungkap Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano dalan akun FB yang dipublis pukul 6.53 WIT , Selasa (25/9/2021). Wartaplus.com konfermasi ke Wali Kota Jayapura bahwa tulisan yang dipublikasi adalah miliknya juga mempersilahkan untuk wartaplus.com mengutipnya.

Dikatakan, banyak masalah dalam PON ini, listrik di non hotel tidak tersambung, air bersih tidak ada, galon air minum tidak ada, kemasan air tidak ada, infrastruktur pendukung tidak selesai, transportasi tidak ada anggaran dan tidak disertakan ke Sub PB PON akhirnya perangkat pertandingan tidak ada angkutan.

mari kita viralkan juga keunggulan Papua dalam PON ini, saya bertanggung jawab atas semua ini saya anak Papua silahkan anda kritik, saya terima. Saya Papua harga diri kita, saya malu tentang masalah ini saya mohon,"ungkap DR Benhur Tomi Mano.

Dikatakan, saya panggil bersama Panwasra KONI Pusat untuk mencari solusi dengan masalah ini, yang saya takuti atlet tidak mau bertanding tidak dapat makan , malu kita semua ,akhirnya PON gagal, siapa yang malu. Kita semua malu, PB PON ajak saya mari kita cari solusinya, BUKAN SALING MENYALAHKAN TAPI SOLUSI UNTUK NAMA BAIK PON PAPUA, MARI KITA HARGAI GUBERNUR KITA, YANG TELAH BAWA PON KE PAPUA INI SEJARAH BAGI PAPUA , JANGAN KITA CEDERAI PON INI. Slogan ki torang bisa mari kita wujudkan dalam PON ini, ini ungkapan hati saya , jujur. Saya siap ekspresi semua dengan terbuka, maaf media sosial saya terima ocehan kalian. "Saya orang Papua , saya ingin perbaiki ini demi harga diri orang orang Papua, Tuhan Yesus tolong kami, amien,"ucap Wali Kota dalam media Facebooknya,*