Pemprov Papua Terima Perwakilan Negara Uni Eropa

Sekda Papua, Hery Dosinaen menerima kunjungan perwakilan Negara Uni Eropa dari tiga Kedutaan Besar (Kedubes) yaitu Denmark, Finlandia dan Swedia, di ruang kerjanya, Selasa (20/3)/Riri

JAYAPURA,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Hery Dosinaen menerima kunjungan perwakilan Negara Uni Eropa dari tiga Kedutaan Besar (Kedubes) yaitu Denmark, Finlandia dan Swedia, di ruang kerjanya, Selasa (20/3).

Ketiga perwakilan Negara Uni Eropa tersebut tersebut yakni Wakil Duta Besar Denmark untuk Indonesia Elsebeth Sondergaard Krone, Kepala Urusan Politik dan Diplomasi Publik Kedutaan Besar Finlandia untuk Indonesia Pirjo Liisa Heikkila dan Manajer Proyek Lingkungan Hidup, Hak Asasi Manusia dan
Budaya Kedutaan Swedia untuk Indonesia Natasha Kindangen.

 
Usai pertemuan, Sekda Provinsi Papua Hery Dosinaen, kepada pers menyatakan, kunjungan perwakilan duta besar negara Uni Erooa ini untuk melihat secara langsung dan memperoleh informasi mengenai kondisi terakhir di Papua, termasuk melihat pembangunan perekonomian, pemilihan kepala daerah (pilkada), tata kelola pemerintahan, hak asasi manusia dan perlindungan lingkungan.
 
"Rombongan perwakilan duta besar ini juga akan mengunjungi beberapa proyek pendidikan, kesehatan dan kehutanan di Papua yang tengah maupun pernah didanai oleh Uni Eropa," kata Hery.
 
Selain berdiskusi dengan pemerintah daerah,perwakilan duta besar ini juga melangsungkan pertemuan dengan masyarakat sipil, khususnya membahas lingkungan hidup dan perubahan iklim tentang bantuan yang dibutuhkan di masa depan hingga tentang peningkatan kapasitas serta advokasi.
 
Untuk diketahui, perwakilan Uni Eropa ini juga direncanakan bertemu dengan berbagai pemangku kepentingan di pemerintahan daerah, perwakilan rakyat daerah dan masyarakat sipil, termasuk Pimpinan Polda Papua, serta pemerintahan daerah Kabupaten Jayawijaya di Wamena.
 
Di Wamena, rencananya rombongan akan mengunjungi rumah sakit daerah setempat, untuk melihat lebih jauh upaya pemerintah dalam pelayanan kesehatan berkualitas di bidang AIDS, TBC dan Malaria.
 
Uni Eropa dan para Negara Anggota Uni Eropa merupakan kontributor utama bagi Dana Global untuk Melawan AIDS, TBC dan Malaria (GFATM), dimana dukungan dana GFATM untuk Indonesia mencapai 44 persen.[Riri]